Welcome,
Beauties! Kalian pasti udah nggak asing lagi dengan essence yang terbuat dari lendir
siput ini. Yes, this is CosRX Advance Snail 96 Mucin Power Essence yang sangat hype di dunia korean skincare. Pada kesempatan ini, aku mau review ke kalian hasil dari pemakaian
Snail Mucin selama satu tahun lebih di kulit aku.
So, without further do, let’s get
started!
Pertama-tama
aku mau cerita sedikit, kulitku tipe kombinasi dan sensitive. Cukup acne-prone
dan kulitku gampang banget bereaksi saat coba produk skincare. Entah itu baik atau buruk, di kulit aku akan kelihatan
banget efeknya bahkan dalam waktu hanya satu minggu.
Pada
Mei 2019 kulitku sempet breakout karena
pakai suatu exfoliating toner (aku
nggak akan sebut mereknya apa). Setelah pemakaian exfo toner tersebut selama
satu minggu –dan tiap hari (ngaco banget kan) kulit aku literally beruntusan semuka dan aku juga pakai exfo toner tanpa
dibarengi dengan hydrating toner (jangan
ditiru ya, teman-teman). Aku sadar itu murni kesalahanku, niat mau menghaluskan
tekstur kulit malah berujung breakout.
(Mei 2019 saat mukaku breakout)
Long story short, Juli 2019 aku masih breakout dan mukaku nggak kunjung membaik. Akhirnya setelah baca review di internet dan cek ingredients di SkinCarisma aku makin
yakin untuk beli. Menurut SkinCarisma, Snail Mucin ini silicone-free (which means
nggak menyebabkan clogged pores atau
pori-pori tersumbat), fungal acne safe dan
minimal ingridients yang aman untuk
kulit sensitive. Untuk info lebih lengkapnya kalian bisa cek web SkinCarisma
ya, karena aku juga agak lupa.
Setelah
pemakaian satu minggu (pagi dan malam) kulit aku udah jauh membaik. Seperti claimnya, Snail Mucin ini memang
terbukti membantu memperbaiki tekstur kulit.
(Juli 2019 satu minggu setelah pemakaian Snail Mucin Essence)
Semenjak
itu CosRX Snail Mucin Essence ini jadi holygrail
product aku banget (saat ini aku udah
repurchase 2 kali). Bahkan setelah
pemakaian satu bulan, teman-temanku notice
kalo kulitku kelihatan lebih sehat dan lebih cerah.
But still, ada kelebihan pasti ada kekurangan. Personally di kulit aku, essence ini
nggak terlalu rekomen digunakan saat ada jerawat aktif (yang bukan bruntus gitu
loh). Karena kulit aku jadi terlalu lembab dan jerawatnya susah kempes. Aku juga
notice lama-kelamaan efek dari
pemakaian essence ini nggak sedahsyat
saat pertama aku kali pake. Cuma tetep kerasa kok bedanya saat aku pake dan
nggak pake, saat aku pake ini kulitku lebih plumpy.
Berhubung aku belum ketemu essence lain
yang cocok di kulitku, jadi aku akan tetep repurchase ini.
Last but not least, terima kasih sudah baca cerita aku. Ini pertama
kalinya aku nulis blog, jadi kalo kalian ada pertanyaan, kritik atau bahkan
saran, please comment down below. Oh
iya, masalah skincare ini memang
cocok-cocokan, jadi apa yang cocok di aku belum tentu cocok di kalian and vice
versa.
See
you, Beauties!



Comments
Post a Comment